Media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan seorang pelajar menjadi korban pembacokan saat dalam perjalanan menuju sekolah di kawasan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah gang ketika korban yang mengendarai sepeda motor berpapasan dengan sejumlah pelajar lain.
Dari video yang beredar, tampak beberapa pelajar yang berboncengan sepeda motor melintasi jalan sempit. Pada saat yang sama, korban sedang menuju sekolah dengan mengendarai motornya dan bertemu dengan rombongan pelajar tersebut.
Salah seorang pelaku diduga lebih dulu menyerang korban menggunakan ikat pinggang. Aksi itu kemudian diikuti oleh pelaku lain yang turun dari sepeda motor dan mengayunkan celurit ke arah korban. Korban yang terkejut sempat menghentikan kendaraannya sebelum akhirnya melarikan diri dengan memacu motornya menjauh dari lokasi kejadian. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada bagian bahu kanan dan harus menjalani perawatan dengan tujuh jahitan.
Setelah rekaman kejadian itu viral di media sosial, pihak Polsek Palmerah berhasil mengamankan dua pelajar yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan tersebut. Keduanya diketahui merupakan siswa salah satu SMK di wilayah Palmerah. Polisi menjemput kedua terduga pelaku di sekolah saat mereka sedang mengikuti ujian pada Rabu (10/6) pagi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, serangan tersebut diduga dilakukan secara acak tanpa target khusus. Oleh sebab itu, penyidik masih terus mendalami motif di balik tindakan yang dilakukan kedua pelajar tersebut. Selain itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.
![]()
