Kezia Syifa WNI yang Menjadi Tentara Garda Nasional USA

Sebuah video perpisahan di bandara yang sarat emosi mendadak menjadi viral dan menarik perhatian warganet Indonesia. Rekaman tersebut menampilkan momen keluarga yang melepas Kezia Syifa, seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengenakan seragam militer Amerika Serikat lengkap dengan jilbab hitam. Unggahan dari akun Instagram @bunda_kesidaa, yang diketahui merupakan ibu Kezia, disertai caption singkat “Missyou much kk,” sukses menyentuh hati banyak netizen serta memunculkan rasa haru, bangga, dan rasa ingin tahu.

Dalam video yang beredar luas itu, Kezia Syifa terlihat berdiri tegap mengenakan seragam cokelat khas Angkatan Darat Amerika Serikat dengan tulisan “US Army” tertera di bagian dada kiri. Sang ibu tampak memberikan doa serta pelukan penuh perasaan sebelum Kezia berangkat menjalankan tugas.

Baca Juga:   Video Viral Malam 1 Suro Diduga ada Keris Api Beterbangan di Langit

Kezia Syifa rupanya bukan sekadar perempuan Indonesia biasa. Sejak tahun 2025, ia telah resmi menjadi anggota Maryland Army National Guard, salah satu bagian dari Garda Nasional Amerika Serikat. Ia mengemban peran dengan Military Occupational Specialty (MOS) 92A, yang berkaitan dengan logistik, distribusi, serta pengelolaan perlengkapan militer. Posisi ini memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan operasional satuan militer. Dari unggahan keluarganya di media sosial, diketahui bahwa Kezia bersama keluarganya telah lama tinggal di Amerika Serikat dan aktif membagikan keseharian mereka sebagai diaspora.

Kisah Kezia pun memunculkan pertanyaan publik: bagaimana seorang WNI bisa bergabung dengan militer Amerika Serikat? Berdasarkan informasi dari situs resmi pemerintah AS, warga non-Amerika memang memiliki kesempatan untuk mendaftar sebagai tentara, namun harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Salah satunya adalah memiliki Green Card atau status Penduduk Tetap yang sah. Selain itu, calon prajurit diwajibkan menguasai bahasa Inggris secara lisan dan tulisan, memenuhi batas usia tertentu—untuk Angkatan Darat antara 17 hingga 35 tahun—serta lulus Armed Services Vocational Aptitude Battery (ASVAB) dengan skor minimum yang ditentukan.

Kezia menjadi bagian dari Garda Nasional, yang dikenal dengan konsep “Citizen-Soldiers” atau prajurit sipil. Lembaga ini telah berdiri sejak tahun 1636 dan merupakan komponen militer Amerika Serikat yang memungkinkan anggotanya menjalani kehidupan sipil—seperti bekerja atau menempuh pendidikan—sambil tetap mengikuti pelatihan militer secara paruh waktu, biasanya satu akhir pekan setiap bulan dan latihan tahunan selama dua minggu. Anggota Garda Nasional dapat dikerahkan oleh gubernur negara bagian untuk menangani bencana alam atau keadaan darurat lokal, serta oleh Presiden AS untuk misi keamanan nasional maupun operasi luar negeri.

Peran Garda Nasional sangat luas, mulai dari penanggulangan kebakaran, respons terhadap bencana alam, misi kemanusiaan, hingga dukungan dalam operasi militer. Pada tahun 2024, misalnya, mereka terlibat dalam ribuan misi bantuan kemanusiaan di dalam negeri. Secara internasional, melalui State Partnership Program, Garda Nasional juga bekerja sama dengan lebih dari 100 negara dalam upaya memperkuat stabilitas dan keamanan global.

Loading

About the Author

admin