Venezuela Diguncang 2 Kali Gempa Dahsyat

Dua gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Venezuela secara berurutan pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Guncangan kuat tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan di ibu kota Caracas mengalami kerusakan hingga roboh, sementara warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi di wilayah barat Moron, sebuah kota di pesisir Karibia yang berjarak sekitar 168 kilometer dari Caracas. Gempa tersebut berpusat di kedalaman sekitar 22 kilometer.

Selang sekitar satu menit kemudian, wilayah yang sama kembali diguncang gempa yang lebih besar dengan magnitudo 7,5. Pusat gempa kedua berada sekitar 16 kilometer di barat daya Moron dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Baca Juga:   Acara Makan Gratis Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Satu Polisi Turut Jadi Korban

Rangkaian gempa tersebut disebut sebagai salah satu peristiwa seismik paling kuat yang pernah melanda Venezuela dalam lebih dari seratus tahun terakhir. Guncangan terjadi tidak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat.

Getaran yang sangat kuat membuat warga Caracas berhamburan meninggalkan gedung dan rumah mereka. Banyak di antaranya memilih tetap berada di area terbuka karena khawatir akan terjadinya gempa susulan.

Di sejumlah titik di ibu kota, beberapa bangunan dilaporkan mengalami keruntuhan pada bagian dinding. Bahkan, isi rumah tampak terlihat dari luar akibat kerusakan yang terjadi. Kepulan debu juga terlihat membumbung di sejumlah kawasan yang biasanya ramai dengan aktivitas masyarakat.

Salah seorang warga Caracas, Hector Ricci, mengatakan guncangan awalnya terasa ringan sebelum berubah menjadi sangat kuat hanya dalam hitungan detik. Ia bersama keluarganya langsung keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman.

Baca Juga:   Viral Video Gubernur Jabar Turun ke Sungai yang Hitam Bersihkan Tumpukan Sampah

“Awalnya getarannya pelan, kemudian semakin kuat. Akhirnya kami semua keluar rumah dan berkumpul di tempat terbuka,” ungkap Ricci.

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, menyampaikan bahwa gempa dirasakan di berbagai negara bagian. Ia menjelaskan kawasan Altamira di Caracas menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup serius akibat runtuhnya sejumlah rumah dan bangunan.

Cabello juga mengungkapkan adanya laporan korban luka serta meminta masyarakat memberikan jalan bagi ambulans dan kendaraan darurat yang sedang menjalankan tugas penyelamatan.

“Kami memahami kepanikan yang dirasakan masyarakat, namun seluruh tim bergerak sesuai prosedur untuk mengaktifkan bantuan dan proses evakuasi bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya dalam siaran televisi pemerintah.

Baca Juga:   Klarifikasi Gubernur Jambi Diduga Tidur Saat Rapat Virtual dengan Presiden Prabowo

Pemerintah turut mengimbau warga agar sementara waktu tidak kembali memasuki bangunan karena gempa susulan dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan struktur yang telah terdampak.

Karena pusat gempa berada pada kedalaman yang relatif dangkal, sekitar 10 kilometer, potensi kerusakan yang ditimbulkan dinilai cukup besar.

Ahli seismologi dari USGS, Paul Earle, menilai kedua gempa tersebut berpotensi menyebabkan dampak yang sangat serius. Berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan USGS, jumlah korban diperkirakan dapat mencapai ribuan jiwa.

“Perkiraan korban dapat melampaui 1.000 orang bahkan mencapai puluhan ribu,” ujar Paul Earle, seperti dikutip dari New York Times, Kamis (25/6/2026).

Loading

About the Author

admin