Sopir Ambulance Diduga di Keroyok saat Antar Pasien

Nasib nahas dialami seorang sopir ambulans bernama Muhammad Syamsudin. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal saat tengah menjalankan tugas darurat mengantar pasien di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, pada Selasa sore (6/1/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA tersebut diduga bermula dari kejadian di jalan raya, meskipun ambulans saat itu sedang menggunakan hak prioritas.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram @merindink_kaltim. Dalam video tersebut terlihat kejadian berlangsung di jalan umum ketika ambulans yang dikemudikan korban melaju dalam kondisi darurat untuk membawa pasien menuju fasilitas kesehatan. Saat itu, ambulans diketahui mendahului kendaraan lain dengan menggunakan hak prioritasnya.

Baca Juga:   VIRAL Pasien Wanita Kesurupan di Puskesmas Peragakan Jurus Silat

Namun, pengemudi kendaraan yang didahului diduga tidak terima dengan tindakan tersebut, meskipun ambulans tengah membawa pasien. Adu mulut pun terjadi dan situasi berkembang hingga berujung pada dugaan pengeroyokan terhadap sopir ambulans.

Akibat kejadian itu, Muhammad Syamsudin mengalami sejumlah luka di bagian wajah hingga mengeluarkan darah. Insiden tersebut juga sempat menghambat proses pengantaran pasien yang berada di dalam ambulans.

Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial AR dan SO untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan awal, ambulans yang dikemudikan korban diduga sempat menyerempet kendaraan para pelaku. Namun demikian, kasus ini tetap kami dalami sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Baca Juga:   Truk Pengangkut Babi Terguling di Tol Jagorawi, Diduga Sopir Mengantuk

Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan dan kasus tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar selalu menghormati kendaraan prioritas seperti ambulans sebagaimana diatur dalam peraturan lalu lintas, demi keselamatan bersama.

Loading

About the Author

admin