Viral Pelaku Begal Paha di Bali Nyungsep ke Irigasi dan Patah Tulang

Seorang pria berinisial D (22) mengalami kecelakaan tunggal setelah diduga melakukan aksi pelecehan seksual di jalan. Pelaku yang disebut melakukan “begal paha” tersebut terjatuh ke dalam saluran irigasi, mengalami patah tulang, dan kini tengah menjalani perawatan medis.

Kapolsek Negara, Andi Prasetyo, menjelaskan bahwa insiden kecelakaan itu terjadi di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Minggu (12/4) sekitar pukul 19.30 WITA. Peristiwa ini kemudian mengungkap dugaan tindakan pelecehan terhadap seorang perempuan.

“Respons cepat warga bersama aparat kepolisian memastikan korban mendapatkan perlindungan dan penanganan yang diperlukan,” kata AKP Andi pada Senin (13/4).

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WITA di Jalan Banjar Peh, Desa Kaliakah, tepatnya di sebelah utara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh. Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda ADV diduga kehilangan kendali di jalan yang menikung dan minim penerangan.

Baca Juga:   Heboh! Sekelompok Orang Bersorban Putih Dzikir di Candi Prambanan

Motor yang melaju dari arah utara ke selatan tersebut menabrak tiang balai subak, lalu terperosok ke saluran irigasi. Akibatnya, pengendara mengalami patah pada kaki kiri serta luka lecet di beberapa bagian tubuh.

“Dan segera dievakuasi ke RSU Negara menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis,” imbuhnya.

Namun, berdasarkan keterangan awal, sebelum kecelakaan terjadi, pelaku diduga melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan berinisial IDM (21), warga Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang usai beraktivitas. Di kawasan Jalan Pangkung Liplip, ia dipepet oleh pelaku yang kemudian melakukan tindakan tidak senonoh, diduga meraba paha korban sebelum melarikan diri.

Korban sempat berusaha mengejar pelaku hingga akhirnya pelaku mengalami kecelakaan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian awal. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut langsung memberikan pertolongan dan melaporkannya kepada aparat melalui Bhabinkamtibmas setempat.

Petugas dari Polsek Negara bersama Unit Laka Polres Jembrana kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan situasi, serta menghubungi keluarga pelaku.

“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis, sementara kami juga melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana yang terjadi. Kami pastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dan tuntas,” ujarnya.

Loading

About the Author

admin