Viral Warga Tasikmalaya Pasang Spanduk ‘Tuyul’ gegara Uang Hilang Misterius

Warga Kampung Kebon Kembang, RT 05/05, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya memasang spanduk berisi larangan praktik tuyul di lingkungan mereka.

Langkah ini diambil karena keresahan warga yang mengaku sering kehilangan uang secara misterius, yang diduga berkaitan dengan praktik tersebut.

Spanduk bertuliskan “Kepada pemilik tuyul untuk tidak beraksi di daerah kami” dipasang di tepi jalan kampung dan menarik perhatian masyarakat sekitar.

Ketua RT 05, Ade Dedi Ruhyadi (63), menjelaskan bahwa pemasangan spanduk dilakukan setelah banyak warga melapor kehilangan uang tanpa jejak. Ia menyebut kejadian tersebut bahkan bisa terjadi beberapa kali dalam sehari.

Menurutnya, ada warga yang kehilangan uang hingga tiga kali dalam sehari—pagi, siang, dan malam—terutama pada waktu-waktu tertentu seperti malam Jumat dan malam Selasa.

Baca Juga:   Harga Tiket Timnas Indonesia vs Jepang

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah uang yang hilang tidak sedikit, bahkan ada yang mencapai puluhan juta rupiah. Namun, tidak semua korban melapor karena merasa malu.

Sejumlah warga sempat memasang kamera pengawas (CCTV) untuk mencari penyebab kejadian tersebut. Namun, hasil rekaman tidak menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan, yang justru semakin menambah kekhawatiran warga.

Ade mengaku secara pribadi tidak sepenuhnya percaya dengan hal-hal mistis, tetapi karena banyaknya laporan, warga akhirnya sepakat memasang spanduk sebagai langkah simbolis.

Setelah spanduk dipasang, beberapa warga mulai melaporkan bahwa kejadian kehilangan uang berkurang, terutama pada waktu-waktu yang sebelumnya dianggap rawan.

Meski begitu, ia tetap akan memantau situasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

Baca Juga:   Skor Indonesia U-20 Vs Argentina 2-1

Saat ini, warga juga lebih berhati-hati dalam menyimpan uang. Banyak yang memilih menyimpan uang di bank untuk menghindari kejadian serupa.

Ade berharap dengan adanya spanduk tersebut, kasus kehilangan uang misterius tidak lagi terjadi dan warga bisa kembali merasa tenang.

Loading

About the Author

admin