VIRAL Oknum Driver Ojol Pukul Kepala Karyawan di Tangsel

Seorang pengendara ojek online (ojol) melakukan pemukulan terhadap karyawan perempuan di Golden Lamian Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 10 Februari 2024 sekitar pukul 19.55 WIB.

Video detik-detik aksi pemukulan itu pertama kali diunggah akun Instagram @sawangan_info Minggu, 11 Februari 2024.

Dalam keterangan unggahan, disebut aksi pemukulan itu terjadi saat kondisi resto sedang ramai, namun pengendara ojol meminta pesanannya untuk didahulukan.

“Setelah makanan selesai, driver masih marah terhadap staff resto. Dan terjadi dugaan p3mukul4n seperti video diatas,” demikian narasi unggahan, dikutip Minggu sore.

Dalam unggahan juga terlihat oknum ojol tersebut bernama Didi Rusnanto yan saat kejadian sedang meyelesaikan orderan dengan nomor F-2362393039.

Baca Juga:   Biaya Kuliah Kelas Karyawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD Jawa Tengah 2024/2025

Pada kolom komentar unggahan, karyawan perempuan korban pemukulan tersebut mengatakan, sehabis menerima pukulan di bagian kepala, dirinya merasa pusing.

“Saya korban yg dipukul pada video tersebut. Berujung pusing jg kepala saya. Saya harap bisa diviralkan jg dan ditindaklanjuti perihal kejadian ini,” tulis korban melalui akun @reryagnesha_.

Korban megaku, dirinya dan keluarga tidak terima mendapat perlakuan kasar dari oknum ojol. “Jujur saya ga terima. semua nya ga terima bang, cowok saya keluarga saya bahkan rekan kerja saya pun sama,” kata dia.

Hingga Minggu sore, belum diketahui kelanjutan dari aksi pemukulan tersebut. pihak-pihak terkait seperti Gojek belum memberikan keterangan resmi.

Adapun, kolom komentar unggahan telah dipenuhi berbagai reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang mendesak aar oknum ojol tersebut dilaporkan ke polisi untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Baca Juga:   Daftar Harga BBM Pertamina yang Mengalami Kenaikan Mulai 1 Juli

“cepet proses driver begini, nanti yg ada kena semua takutnya jadi pada males pake ojol,” komentar salah seorang warganet.

“lanjut jalur hukum, tolak jalur kekeluargaan, kepala di jakatin itu org tua mana pun gak akan terima anak nya di pelakukan seperti itu,” tulis warganet.

Loading

Berikan Komentar Anda