Viral Kemunculan Macan Tutul di Gunung Mas Bogor Terjerat Prangkap Babi

Aktivitas seekor macan tutul yang dilaporkan berkeliaran dan memangsa hewan ternak di permukiman warga kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya berakhir. Satwa liar tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan pada Jumat, 3 April 2026, setelah terperangkap jerat yang dipasang warga, demikian dilansir dari Beritasatu.

Kemunculan macan tutul ini telah menjadi perhatian warga dalam beberapa minggu terakhir. Laporan awal dari masyarakat mengenai keberadaan satwa tersebut memicu respons cepat dari aparat. Kapolsek Cisarua, AKP Budi Suratman, membenarkan bahwa laporan warga segera ditindaklanjuti.

“Petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat, dan benar ditemukan adanya macan tutul di sekitar permukiman,” ungkap AKP Budi Suratman, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:   Viral Tugu Ikan Gabus Mengiasi Exit Tol Bekasi

Kehadiran macan tutul ini bukan kali pertama. Dalam kurun waktu sekitar dua minggu, satwa tersebut beberapa kali terlihat di sekitar permukiman. Kekhawatiran warga pun meningkat, terutama setelah beberapa hewan ternak menjadi mangsa.

Menanggapi keresahan ini, warga setempat memasang jerat di jalur yang diperkirakan sering dilalui macan tutul. Tindakan ini diambil sebagai upaya pencegahan untuk melindungi ternak mereka dari serangan lebih lanjut.

Pada dini hari, warga mendengar auman keras dari arah jerat. Saat diperiksa, macan tutul tersebut ditemukan telah terperangkap. Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, pihak kecamatan, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Bogor, bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati menggunakan senapan khusus untuk membius satwa.

Dani Hamdani, Petugas Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Wilayah Bogor, menjelaskan bahwa tim gabungan dari BKSDA dan Taman Safari Indonesia segera menuju lokasi untuk penanganan. “Begitu mendapat informasi, kami bersama tim dari Taman Safari Indonesia langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Dani, dikutip dari Liputan6.com.

Evakuasi ini bertujuan untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan kondisi macan tutul tetap baik. Setelah berhasil diamankan, macan tutul tersebut diserahkan kepada BKSDA untuk penanganan konservasi lebih lanjut.

Macan tutul itu rencananya akan dipindahkan ke Taman Safari Indonesia. Di sana, satwa dilindungi tersebut akan menjalani perawatan dan pengawasan intensif, termasuk penanganan luka akibat jerat, sebelum nantinya diobservasi lebih lanjut.

Baca Juga:   Viral Rejo Arianto, Seniman Pembuat Patung Biawak di Wonosobo

 

 

 

 

Source: beritasatu.com

Loading

About the Author

admin