Jalur wisata Gunung Bromo kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Kali ini, sebuah Toyota Hiace dengan nomor polisi BE 7013 AQ yang membawa rombongan turis asal Singapura mengalami kecelakaan beruntun di Desa Ngadas, Probolinggo, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kendaraan tersebut diduga mengalami kerusakan pada sistem pengereman saat melewati jalur menurun di kawasan Desa Ngadas. Situasi pun berubah tegang ketika mobil tidak lagi dapat dikendalikan.
Toyota Hiace itu terus melaju sekitar 300 meter di jalan turunan dengan kecepatan diperkirakan mencapai 75 kilometer per jam. Sopir disebut berusaha menguasai kendaraan, namun laju mobil semakin sulit dihentikan.
Dalam kondisi darurat, kendaraan akhirnya menabrak empat mobil lain yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras juga menyebabkan Hiace menghantam tiang listrik di sekitar lokasi kejadian.
Walaupun kecelakaan berlangsung cukup mengerikan, seluruh penumpang berhasil selamat. Namun, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan dalam insiden tersebut.
Korban terdiri dari wisatawan asal Singapura dan beberapa penumpang lain yang berada di lokasi saat kejadian. Petugas langsung melakukan evakuasi untuk membawa para korban mendapatkan pertolongan medis.
Selanjutnya, korban menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura dan Rumah Sakit Ar Rozy. Tim medis menangani sejumlah luka yang dialami korban akibat kerasnya benturan saat kecelakaan berlangsung.
Sampai saat ini, kondisi seluruh korban masih dalam pemantauan tenaga kesehatan.
Usai kejadian, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan dugaan sementara, kecelakaan tersebut dipicu oleh kegagalan fungsi rem atau rem blong pada kendaraan.
Meningkatnya arus wisatawan menuju kawasan Gunung Bromo membuat pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum perjalanan menjadi hal penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
![]()
