Heboh! Ramalan Baba Vanga 2026: Ancaman Perang Dunia III Kian Nyata
January 6, 2026
Memasuki tahun 2026, ramalan Baba Vanga kembali menyedot perhatian publik global. Mistikus buta asal Bulgaria yang dijuluki “Nostradamus dari Balkan” ini disebut-sebut meninggalkan sejumlah prediksi kelam yang dinilai relevan dengan dinamika dunia saat ini.
Meski telah wafat sejak 1996, Baba Vanga diyakini para pengikutnya pernah meramalkan berbagai peristiwa besar dunia. Untuk 2026, setidaknya ada tujuh ramalan utama yang dipandang berpotensi mengguncang tatanan global. Rangkuman ramalan Baba Vanga untuk tahun 2026 ini dikutip dari Financial Times, Selasa, 6 Januari 2026.
1. Ancaman Perang Dunia III Kian Nyata
Salah satu ramalan paling mengkhawatirkan berkaitan dengan potensi pecahnya konflik global berskala besar. Mengutip Express US dan LADbible, ketegangan antara kekuatan utama dunia seperti Amerika Serikat, Rusia, dan China diprediksi mencapai titik kritis.
Isu Taiwan serta konflik Rusia-Ukraina disebut sebagai pemicu utama yang berpotensi menyeret banyak negara ke dalam pusaran instabilitas politik dan militer berkepanjangan, dengan risiko eskalasi yang sulit dikendalikan.
Baba Vanga juga meramalkan terjadinya perubahan signifikan dalam peta kekuatan global. Dominasi negara-negara Barat diprediksi mulai melemah, sementara Asia—terutama China—akan tampil sebagai kekuatan utama baru.
Tahun 2026 disebut sebagai momentum penting bagi ekspansi pengaruh China, baik dari sisi strategis maupun ekonomi, yang dampaknya dirasakan secara luas oleh komunitas internasional.
3. Krisis Ekonomi Global dan Ketidakstabilan Finansial
Dari sektor ekonomi, ramalan Baba Vanga menggambarkan kondisi dunia yang jauh dari kata stabil. Berdasarkan laporan Sky History, dunia diprediksi menghadapi tekanan berat pada sistem perbankan, gangguan mata uang, serta lonjakan inflasi yang sulit dikendalikan.
Meski gejala awal disebut mulai terasa sejak 2025, dampak paling besar diperkirakan terjadi pada 2026, memicu ketidakpastian mendalam di pasar keuangan dan modal global.
Ramalan berikutnya menyentuh isu lingkungan dan bencana alam. Gempa bumi besar, letusan gunung berapi, serta banjir berskala luas diprediksi melanda berbagai wilayah dunia.
Beberapa tafsir bahkan menyebut sekitar 7% hingga 8% daratan Bumi akan terdampak. Meski ilmuwan mengaitkan fenomena ini dengan perubahan iklim, kesesuaian antara kondisi lingkungan saat ini dan ramalan Baba Vanga terus memicu kekhawatiran masyarakat global.
5. Kecerdasan Buatan yang Melampaui Kendali Manusia
Dalam bidang teknologi, Baba Vanga diyakini telah memperingatkan bahaya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Tahun 2026 diramal menjadi titik balik ketika teknologi tersebut mulai mendominasi aspek-aspek utama kehidupan manusia.
Situasi ini diprediksi memunculkan krisis etika dan moral yang serius, terutama terkait batasan inovasi dan peran manusia di tengah kemajuan mesin yang semakin pesat.
6. Kontak Pertama dengan Kehidupan Ekstraterestrial
Ramalan paling sensasional menyebut kemungkinan terjadinya kontak pertama dengan makhluk luar angkasa. Spekulasi ini kembali mencuat setelah para astronom mendeteksi objek antarbintang bernama 3I/ATLAS pada Juli 2025.
Meski ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai objek alami, sebagian penganut teori konspirasi mengaitkan temuan tersebut dengan ramalan Baba Vanga tentang pesawat asing yang memasuki atmosfer Bumi.
7. Gejolak Politik dan Perubahan Kepemimpinan Dunia
Ramalan terakhir menyoroti dinamika politik global, khususnya di Rusia. Baba Vanga memprediksi akan muncul pemimpin baru di Moskow pada 2026, yang diyakini membawa perubahan signifikan terhadap arah konflik Ukraina.
Pergantian kepemimpinan ini disebut berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Eropa Timur sekaligus mengubah keseimbangan politik regional.