Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di area Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam. Berdasarkan informasi awal, insiden ini dipicu oleh sebuah taksi Xanh SM atau taksi asal Vietnam yang tertabrak di perlintasan sebidang.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari insiden di jalur perlintasan dekat Bulak Kapal.

Menurutnya, sebuah taksi hijau Xanh SM berada di perlintasan rel saat KRL melintas, sehingga kendaraan tersebut tertabrak.

Akibat tabrakan awal tersebut, KRL berhenti di lokasi kejadian. Namun dalam kondisi itu, Kereta Argo Bromo Anggrek yang datang dari jalur belakang tetap melaju sehingga tabrakan besar dengan KRL tidak dapat dihindari.

Baca Juga:   15 Tempat Camping di Bogor Murah

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat taksi berwarna hijau berada di tengah perlintasan ketika KRL mendekat. Benturan pun terjadi dan membuat para pengendara di sekitar lokasi panik.

Setelah menabrak taksi, KRL berhenti di jalur, lalu beberapa saat kemudian dihantam oleh kereta Argo Bromo Anggrek yang masih melaju.

Sementara itu, pihak manajemen Green SM Indonesia menyatakan telah menyerahkan informasi yang diperlukan kepada pihak berwenang terkait insiden tersebut.

Melalui pernyataan resminya, “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” tulis manajemen Green SM melalui akun Instagram @id.greensm.

Baca Juga:   Kocak Seorang Pria di Gigit Ular, Tak Terima Gigit Balik Sampai Mati

Manajemen Green SM juga menyebut akan terus memberikan pembaruan berdasarkan informasi yang telah terverifikasi.

“Jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang,” ujar Dirut KAI Bobby Rasyidin kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan “Jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang,”.

Selain itu, sebanyak 81 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia juga mengungkapkan bahwa masih ada tiga korban yang terjepit di dalam gerbong dan proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko tambahan.

Loading

About the Author

admin