Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jembatan Gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Sebuah kendaraan angkutan pedesaan (angdes) dilaporkan terjatuh ke sungai saat melintas di jembatan tersebut.
Kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan minibus Suzuki Carry angdes dengan nomor polisi BE 1058 UU. Berdasarkan data yang dihimpun, kendaraan tersebut mengangkut 18 orang penumpang, termasuk tiga balita.
Dari kejadian tersebut, tiga penumpang mengalami luka yang memerlukan perawatan medis di rumah sakit. Tumiyem (71) mengalami memar di bagian dada serta luka lecet pada siku kiri dan dirawat di RS Surya Asih Pringsewu. Sutiyah (60) mengalami patah tulang bahu kanan dan dirujuk ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung. Sementara itu, Naimatul Khusnia (13) mengalami patah tulang bahu kiri, luka lecet di jari kaki kiri, serta nyeri pada pinggang dan menjalani perawatan di RS Mitra Husada.
Adapun penumpang lainnya, yakni Mutiah (45), Ngatijem (53), Rustiana (45), Misnah (40), Watini (45), Intan (60), Ratna (37), Yani (36) bersama seorang balita, Yunita (30), Susilawati (35), Ani Mailani (40), Ernawati (43), serta dua balita Tania (3,5) dan Arasya (2), dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Kapolsek Pugung, Ipda Agustri, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal akibat kendaraan kehilangan kendali. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Sementara itu, seorang warga setempat bernama Kodri menyebutkan bahwa jembatan tersebut memang sering dilalui kendaraan, namun biasanya dalam kondisi tidak penuh penumpang. Pada saat kejadian, kendaraan diketahui membawa 17 penumpang ditambah sopir sehingga total berjumlah 18 orang. Warga sekitar kemudian bersama-sama membantu proses evakuasi hingga seluruh penumpang berhasil diselamatkan.
Sebelumnya, kendaraan angkutan pedesaan tersebut dilaporkan masuk ke Sungai Way Tebu ketika melintas di Jembatan Jati Agung, Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, sekitar pukul 18.00 WIB.
Jembatan tersebut merupakan akses terdekat yang menghubungkan Pekon Banjar Agung Ilir dengan Pekon Pungkut dan telah dibangun sejak puluhan tahun lalu. Akibat kerusakan jembatan, warga kini harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh melalui Pekon Tanjung Heran untuk menuju Pekon Pungkut.
Peristiwa ini diduga terjadi karena kendaraan membawa muatan penumpang melebihi kapasitas, ditambah kondisi jembatan yang sudah tidak cukup kuat menahan beban kendaraan roda empat dengan muatan penuh.
![]()
