Isi Surat Wasiat Mahasiswa Unnes yang Tewas Bunuh Diri di Mall Paragon Semarang

Seorang wanita ditemukan tewas di area pintu keluar parkir Mal Paragon Semarang, Jawa Tengah. Korban meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari ketinggian.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan terkait peristiwa itu pada Selasa, 10 Oktober 2023 sekitar pukul 17.20 WIB.

Polisi yang langsung mengecek ke lokasi menemukan sebuah tas yang diduga milik korban beserta tanda pengenal berinisial NJW (20) warga Ngaliyan, Semarang.

Selain itu, petugas juga menemukan kartu mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) serta sebuah surat yang berisikan permohonan maaf korban kepada ibunya.

“Posisi tas berada di lantai empat area parkir (Mal Paragon). Tas berada di samping pagar,” ujar Kompol Indra dilansir dari tvOnenews Rabu, 11 Oktober 2023.

Baca Juga:   Kemendikbudristek Putuskan Cabut Izin Operasional 17 Perguruan Tinggi

Lebih lanjut, Indra menyampaikan untuk dugaan identitas yang ditemukan di dalam tas masih perlu disinkronisasikan dengan pemeriksaan secara menyeluruh oleh polisi.

Menurutnya, dugaan sementara korban tewas bunuh diri. Namun, untuk penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

“Sesuai temuan barang berupa tas, (korban) diduga bunuh diri. Di tas ada surat seolah-olah ingin berpamitan dengan keluarganya,” kata Indra.

Berikut isi surat tersebut

“Mom, sorry for cannot being as strong as u wish, I have a birthday gift for you, delivered at hani’s kost. I wish I can give it to you myself, sorry.

Thankyou for always thinking about me, care about me, and sorry if I always making you sad,”

Baca Juga:   Video Viral Bocah Tengah Wudhu Tewas Tertimpa Tembok yang Ditabrak Motor Pelajar SMP

“Mama, maaf karena belum bisa jadi sekuat yang mama harapkan, aku punya hadiah ulang tahun untukmu, diantar dari kost Hani. Andai aja aku bisa memberikannya sendiri padamu. Maaf.

Terima kasih karena selalu memikirkan aku, memperhatikan aku, dan maaf jika aku selalu membuatmu sedih.

Jangan lupa berdoa buat aku ya, sekali lagi maaf mih, aku nyerah,”

Artikel ini tidak untuk menginspirasi dan diimbau Anda tak menirunya. Jika Anda merasakan gejala depresi, permasalahan psikologi yang berujung pemikiran untuk melakukan bunuh diri, segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu Anda seperti psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental.

Loading

Berikan Komentar Anda