Heboh Pesulap Merah Kirim Karangan Bunga untuk Polda Jatim yang tangkap Gus Samsudin

Pesulap Merah mengirimkan karangan bunga untuk Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Karangan bunga itu berisi ucapan terima kasih karea polisi telah menangkap dan menahan Gus Samsudin.

“Terimakasih dan Bravo kepada Polisi Republik Indonesia khususnya Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah menindak tegas pembodohan publik yang dilakukan Dukun Samsudin. Sukses dan bahagia terus untuk POLRI. Pesulap Merah,” begitu narasi di karanangan bunga tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto menyebut, awalnya karangan bunga tersebut diletakkan oleh si pengirimnya di gedung Siber, Senin (4/3). Setelah itu, karangan bunga dari Pesulap Merah dipindah ke gedung utama Ditreskrimsus.

“Datangnya kemarin (Senin). Awalnya di sana (gedung Siber), hari ini tadi baru dipindah ke sini (gedung utama Ditreskrimsus),” jelas Dirmanto.

Baca Juga:   Kabar Gembira: Kartu Jakarta Pintar Bisa untuk Kuliah Gratis

Dirmanto mengucapkan terima kasih kepada Pesulap Merah dan masyarakat Indonesia secara luas terkait perkara Gus Samsudin. Menurutnya, penanganan perkara masih dilakukan secara objektif dan transparan.

“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia, termasuk pesulap merah yang telah mendukung, mendoakan, dan mengapresiasi kinerja Polri dalam menindak kasus Samsudin. Kami pastikan penanganan kasus tetap berlanjut sesuai SOP, objektif, dan akuntabel, kami pastikan penanganan perkara akan diusut hingga tuntas,” tukas perwira polisi dengan tiga melati di pundak tersebut.

Sebelum mengirim karangan bunga, Pesulap Merah juga sempat mengunggah video menyikapi penahanan Gus Samsudin. Pria bernama asli Marcel Radhival itu tertawa keras usai Gus Samsudin tersangka.

Dalam video tersebut, awalnya Marcel melampirkan tayangan berita soal Gus Samsudin yang melaporkannya ke Polda Jatim. Laporan ini terjadi pada 2022. Saat itu, Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah atas tuduhan pencemaran nama baik.

Baca Juga:   Harga dan Spesifikasi Mobil Lisrik Seres E1

Namun, pada 2023, polisi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena Pesulap Merah tak terbukti melakukan pidana.

“Dia yang ngelaporin, dia juga yang dipenjara. Dia yang ngefitnah gue hoaks, dia yang tersangka hoaks. Dia yang ngefitnah gue menyebarkan kebencian, eh dia juga yang tersangka penyebar kebencian terhadap agama, suku dan ras,” kata Marcel dalam video yang dilihat detikJatim.

Tak hanya itu, Marcel juga menunjukkan video bonekanya bernama Merry yang diedit seolah ikut tertawa.

“Aduh aduh….Din Din. Bahkan Merry aja ketawa tuh hi hi hi,” imbuh Marcel.

Perseteruan Pesulap Merah vs Gus Samsudin bermula dari saling tantang di YouTube. Pesulap Merah kemudian memutuskan datang ke Blitar. Kedatangan Marcel dan timnya ke padepokan Gus Samsudin, di Blitar pada Rabu, 22 Juli 2022 untuk pembuktian kesaktian ternyata berujung geger.

Baca Juga:   VIRAL Gegara Tak Punya Ongkos, Siswi ini Tidak jadi Berangkat Sekolah

Geger terjadi setelah Marcel yang tak berhasil bertemu dengan Gus Samsudin, malah ditemui pengacaranya. Marcel juga diminta menunjukkan KTP oleh Kades Rejowinangun Bhagas Wigasto. Saat mau pulang, ia nyaris dipukul pendukung Gus Samsudin.

Usai perseteruan itu, Pesulap Merah makin kondang hingga banyak menerima job di panggung hiburan Tanah Air. Sementara Gus Samsudin yang sempat melaporkan Marcel ke polisi, justru harus berhadapan dengan kenyataan padepokannya sempat ditutup. Gus Samsudin sendiri kini jadi tersangka buntut konten viral pengajian boleh tukar pasangan.

Loading

Berikan Komentar Anda