Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan program mudik gratis pada Lebaran 2026 kembali dilaksanakan guna membantu warga ibu kota pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Pada tahun ini, jumlah peserta yang dapat mengikuti program tersebut dipastikan meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa penambahan kuota mudik gratis dimungkinkan berkat kerja sama dengan sejumlah pihak ketiga. Kolaborasi ini membuat Pemprov DKI dapat memperluas cakupan penerima manfaat dalam program tahunan tersebut.
Eli menyampaikan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11 Februari 2026), bahwa program mudik gratis tetap digelar, bahkan jumlah warga yang dapat difasilitasi bertambah karena adanya dukungan dari para mitra.
Ia juga menuturkan bahwa saat ini Pemprov DKI tengah menyempurnakan mekanisme pendaftaran agar prosesnya lebih transparan dan akuntabel. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari data ganda serta mencegah potensi penyalahgunaan kuota peserta.
Program mudik gratis ini diprioritaskan bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat ibu kota yang membutuhkan.
Eli mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta mengenai jadwal pelaksanaan, rute perjalanan, serta tata cara pendaftaran. Ia memastikan seluruh informasi akan disampaikan jauh sebelum program dimulai.
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari pekerjaan dan kesempatan hidup di ibu kota. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan, keterampilan, dan kemampuan kerja sebelum memutuskan datang ke Jakarta.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan kebiasaan meningkatnya jumlah pendatang setelah Lebaran yang hampir terjadi setiap tahun. Menurut Pramono, meskipun Jakarta menawarkan banyak peluang sebagai pusat ekonomi nasional, persaingan kerja yang ketat menuntut kualitas sumber daya manusia yang memadai.
“Kami mengharapkan untuk siapa pun yang akan bekerja di Jakarta, tentunya mereka sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ucap Pramono.
![]()
