Banjir rob melanda Desa Kuala Simbur, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Akibat air laut pasang yang tinggi, satu unit rumah warga dilaporkan hanyut terbawa arus.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sebuah rumah berbahan kayu terseret arus banjir di tengah genangan air yang cukup tinggi di kawasan pesisir tersebut. Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga sekitar.
“Rumah hanyut. Kondisi rumah hanyut cuaca tidak bagus,” ujar perekam video.
Kapolsek Muara Sabak Timur, Chandra Adinata, membenarkan adanya kejadian rumah hanyut tersebut. Ia menjelaskan bahwa rumah itu sudah lama tidak ditempati oleh pemiliknya.
“Rumah itu memang sudah tidak ditempati. Sudah 4 tahun, orangnya (pemilik) sudah pindah,” kata Chandra saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, karena rumah dalam kondisi tidak dihuni, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Terus karena sudah tidak ditempati, barang-barang juga tidak ada. Tidak ada korban jiwa karena sudah ditinggalkan,” jelasnya.
Chandra menambahkan, wilayah Desa Kuala Simbur memang mengalami pasang surut air laut setiap hari. Namun, dalam beberapa hari terakhir, ketinggian air pasang meningkat dan melampaui kondisi normal hingga merendam permukiman warga.
“Anggota masih menuju ke sana, air masih pasang. Pasang surut di sana itu. Tapi memang pasang surutnya lebih, tidak normal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Bahari I Desa Kuala Simbur, Adi, menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat kejadian disertai gelombang laut yang cukup tinggi. Ombak besar tersebut menyebabkan rumah yang berada dekat garis pantai terseret air.
Kebetulan kejadiannya itu pas air pasang besar, kemudian gelombangnya tinggi, jadi rumahnya itu juga di ujung pas dekat laut, jadi kejadiannya itu sangat-sangat cepat, sehingga video itu divideokan oleh masyarakat kemudian viral,” jelas Adi.
![]()
