Viral Wanita Berpakaian Kuntilanak Diamankan Polisi

Seorang wanita berinisial W (25), warga Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, diamankan pihak kepolisian setelah aksinya mengenakan kostum menyerupai kuntilanak membuat resah warga di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Perempuan tersebut diamankan oleh jajaran Polsek Jenu setelah banyak warga melaporkan kemunculannya pada malam hari di kawasan Dusun Nggirsapi yang menimbulkan ketakutan bagi para pengguna jalan.

Kasi Humas Polres Tuban, Siswanto, membenarkan adanya seorang wanita yang berpakaian serba putih dan berdandan menyerupai sosok kuntilanak sehingga membuat masyarakat merasa terganggu.

“Kejadiannya tadi malam pada Sabtu 30 Mei 2026 pukul 22.15 WIB tepatnya di Dusun Nggirsapi,” ujar Siswanto, Minggu (31/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa W telah beberapa bulan tinggal bersama seorang warga bernama Kandar (50) yang menetap di Dusun Nggirsapi, Desa Sugihwaras. Dalam kesehariannya, Kandar bekerja sebagai penjaga area parkir di Pantai Cemara.

Baca Juga:   Bocah 7 Tahun Tewas Tersambar Petir saat Berteduh di Rumpin Bogor

“Namun, keduanya status belum pernah menikah, karena merasa kasihan terhadap anak tersebut diperbolehkan tinggal di rumahnya,” jelas Siswanto.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mengetahui kondisi perempuan tersebut. Dari hasil penelusuran, W diketahui pernah beberapa kali ditangani dan diserahkan kepada Dinas Sosial karena perilakunya yang dianggap mengganggu ketertiban masyarakat.

Menurut Siswanto, sebelumnya W juga pernah terlibat dalam aktivitas mengemis, mengganggu ketertiban umum, hingga melakukan tindakan yang dinilai kurang pantas di tempat umum.

“Selain membuat keresahan yang bersangkutan ada keterbelakangan mental karena pernah diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa di Surabaya,” jelas Siswanto.

Meski telah beberapa kali mendapat pembinaan dan peringatan, W disebut masih mengulangi perilaku serupa, termasuk berdandan seperti kuntilanak yang diduga dilakukan hanya untuk bercanda dan bukan karena motif kejahatan.

Baca Juga:   VIRAL Kisah Pak Usman Mantan Pengusaha Tinggal di Rumah Tak Terawat di Lahan Seluas 2000 Meter

“Tetapi karena malam hari sering berada di kegelapan perempatan jalan membuat resah dan ketakutan warga yang melintas,” bebernya.

W diketahui kerap berada di kawasan simpang empat Perumahan Grand Harmoni, Dusun Nggirsapi, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Kemunculannya secara tiba-tiba pada malam hari membuat banyak pengendara terkejut.

Akibatnya, sejumlah warga melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa. Foto dan video aksinya juga sempat beredar luas di media sosial hingga menjadi viral.

“Tak hanya W, pihak Kepolisian juga meminta keterangan Kandar yang tinggal bersama W dan karena kondisi mental, W diserahkan ke petugas Dinsos,” kata Siswanto.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa langkah pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah keresahan yang lebih luas.

Baca Juga:   Kemendagri Kerahkan Praja IPDN ke Aceh Tamiang untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir

Tindakan tersebut juga dilakukan menyusul maraknya kemunculan konten maupun aksi yang menyerupai teror pocong dan sosok menyeramkan lainnya yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Polisi memastikan seluruh rangkaian penanganan kasus tersebut selesai sekitar pukul 23.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.

Loading

About the Author

admin