Truk Tangki Diduga Rem Blong Tabrak 3 Motor dan Kios di Bawen

Diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong, sebuah truk tangki pengangkut minyak goreng bernomor polisi H 8945 GA menabrak sejumlah kendaraan dan sebuah kios tambal ban di kawasan turunan Bawen, Jalan Raya Semarang–Solo.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah menabrak beberapa objek, truk akhirnya terperosok ke saluran air di pinggir jalan dengan kedalaman sekitar 3,5 meter.

Hingga Sabtu (30/5/2026) dini hari, petugas Satlantas Polres Semarang masih melakukan proses evakuasi menggunakan satu unit mobil derek untuk mengangkat badan truk dari dalam selokan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Handriani, menjelaskan bahwa satu korban meninggal dunia bernama Sony (43), warga Semarang. Selain itu, terdapat satu korban lain yang mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RS At-Tin Bawen.

Baca Juga:   Video Viral Sopir Truk Kena Palak, Truk Tancap Gas Bawa Pelaku yang Bergelantungan

Menurut Handriani, truk tangki tersebut dikemudikan oleh Muh Sofyan (37), warga Kota Semarang, yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan aktivitas bongkar muat di Kabupaten Kebumen.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat truk yang dalam kondisi kosong melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.

Sekitar 300 meter sebelum lokasi kejadian, sopir mulai merasakan rem kendaraan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Saat menyadari sistem pengereman bermasalah, pengemudi berupaya mengarahkan kendaraan ke jalur lambat. Namun truk kemudian menabrak dua sepeda motor, yakni Honda Beat bernomor polisi H 4208 ASG yang dikendarai Sony serta Honda Vario H 2289 ZC.

Selain itu, truk juga menghantam sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi H 1196 TX yang dikemudikan Ahmad Fauzi, warga Kota Semarang.

Baca Juga:   Mobil Terbakar di Bahu Jalan Ruas Tol Dalam Kota Depan RS Tebet

“Pengemudi Toyota Avanza tidak mengalami luka-luka,” jelas Handriani.

Sementara itu, Alwi Sihab, pemilik kios tambal ban yang ikut terdampak, mengaku sedang berada di dalam kios bersama keluarganya ketika insiden terjadi.

Ia mengaku terkejut mendengar suara benturan keras disertai gemuruh sebelum melihat bagian depan truk muncul dan menghantam bangunan miliknya.

Akibat tabrakan tersebut, kios tambal ban mengalami kerusakan parah hingga nyaris hancur.

“Setelah menabrak motor dan kios, truk akhirnya masuk ke selokan di tepi jalan dengan kedalaman sekitar tiga meter,” ujar Alwi.

Di sisi lain, Muh Sofyan mengaku kondisi rem kendaraan masih normal selama perjalanan. Namun saat memasuki area menurun di sekitar Holtimart, rem tiba-tiba tidak berfungsi ketika digunakan untuk memperlambat laju kendaraan.

Baca Juga:   Rumah Lurah di Lampung Dibakar Warga Gegara Ketahuan Jual 4 Ton Beras Bansos

Dalam situasi darurat tersebut, ia memutuskan membanting setir ke arah kiri sambil membunyikan klakson sebagai peringatan kepada pengguna jalan lainnya. Namun truk tetap menabrak kios tambal ban dan warung sebelum akhirnya terjun ke dalam selokan.

Selama proses evakuasi berlangsung hingga larut malam, petugas Satlantas Polres Semarang terus melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di sekitar lokasi kecelakaan.

Loading

About the Author

admin