Warga Korea Utara Dilarang Tiru Gaya Rambut Ayam Jantan Anak Kim Jong Un

Korea Utara kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul laporan mengenai aturan unik terkait gaya rambut. Pemerintah disebut melarang masyarakat meniru potongan rambut khas Kim Ju-ae, putri pemimpin Kim Jong-un, yang kini dianggap sebagai gaya eksklusif.

Warga sipil disebut tidak diperbolehkan meniru model rambut tersebut, dan pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi berat.

Mengutip laporan The Mirror, Kamis (2/4/2026), gaya rambut yang dijuluki “rooster hairstyle” atau gaya ayam jantan ini ditandai dengan bagian atas rambut yang diikat, sementara bagian lainnya terurai dengan poni menutup dahi.

Bagi warga yang melanggar, hukuman yang diberikan cukup tegas, mulai dari pemotongan rambut secara paksa, pembinaan ideologi di pusat tahanan, hingga kerja paksa selama enam bulan.

Baca Juga:   Viral Tukang Cukur di Jaksel Dipalak Okmun Ormas Minta THR Lebaran

Seorang sumber anonim yang mengaku memiliki koneksi di dalam negeri menyebut kebijakan tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat. Warga disebut semakin terbebani oleh aturan ketat di tengah kondisi ekonomi yang memburuk, sementara Kim Ju-ae kerap tampil dengan busana mewah di berbagai acara resmi.

“Saya mendengar dari sumber di Korea Utara bahwa kekecewaan warga semakin meningkat. Mereka melihat Kim Ju-ae tampil mewah di acara penting, sementara rakyat harus menghadapi aturan yang makin ketat dan kesulitan ekonomi,” ujar sumber tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kim Ju-ae memang semakin sering muncul di hadapan publik. Ia tercatat telah menghadiri berbagai kegiatan resmi, termasuk mendampingi Kim Jong-un dalam agenda militer dan kenegaraan.

Baca Juga:   Menjelajahi Keindahan Taman Nasional Alas Purwo: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik Wisata

Penampilannya juga mengalami perubahan. Dari sebelumnya hanya terlihat sebagai anak kecil, kini ia tampil lebih percaya diri sebagai remaja yang aktif dalam berbagai kegiatan strategis. Bahkan, dalam salah satu kesempatan, ia terlihat mengoperasikan kendaraan tempur dalam latihan militer skala besar.

Pakar keamanan yang berbasis di Seoul, S. Paul Choi, menilai kemunculan Ju-ae di lingkaran elite militer sebagai langkah politik untuk membangun legitimasi.

“Perhatian publik yang diarahkan ini sangat menarik. Bisa jadi Kim Jong-un sedang menyiapkan ‘jaminan’ bagi putrinya di masa depan, sekaligus membangun dukungan dan kredibilitas di mata publik,” ujar Choi.

Meski mulai diperkenalkan sebagai calon penerus, Ju-ae masih menghadapi tantangan besar, terutama karena sistem sosial Korea Utara yang sangat patriarkal.

Baca Juga:   Tragis Pemotor Masuk Tol Jagorawi Tewas Tertabrak Mobil

Para analis menilai keterlibatannya dalam aktivitas ekstrem merupakan upaya untuk menunjukkan ketangguhan di hadapan para petinggi militer.

Loading

About the Author

admin