Tragis! Satpol PP Tewas Dibacok ODGJ di Kebumen

Peristiwa memilukan terjadi di Desa Krakal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meninggal dunia setelah mengalami luka bacokan di bagian leher saat menjalankan tugas mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sedang mengamuk, pada Senin (tanggal kejadian).

Kejadian tersebut menimbulkan duka mendalam sekaligus membuka kembali sorotan terhadap besarnya risiko yang dihadapi petugas lapangan, khususnya dalam penanganan kasus-kasus kemanusiaan yang kerap dilakukan dengan perlindungan terbatas.

Insiden bermula dari laporan warga yang mengeluhkan adanya seorang ODGJ bersikap agresif dan meresahkan lingkungan. Orang tersebut diketahui membawa senjata tajam dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.

Baca Juga:   Jadwal Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satpol PP diterjunkan ke lokasi dengan tujuan mengamankan situasi dan mengevakuasi ODGJ ke fasilitas kesehatan.

Namun, proses penanganan berujung petaka.
Saat upaya evakuasi berlangsung, korban secara tiba-tiba diserang. Senjata tajam yang dibawa ODGJ tersebut melukai bagian leher korban hingga menyebabkan cedera serius disertai pendarahan hebat.

Rekan-rekan korban sempat memberikan pertolongan pertama, tetapi luka yang diderita terlalu parah. Korban akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat kehilangan banyak darah sebelum memperoleh penanganan medis lanjutan.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit guna keperluan visum serta penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Pasca kejadian, aparat gabungan bergerak cepat untuk mengamankan ODGJ yang mengamuk. Pelaku berhasil dilumpuhkan dan selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan jiwa untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:   VIRAL ODGJ Bangun Rumah di Tepi Pantai di Kebumen

Pihak berwenang menegaskan bahwa penanganan ODGJ tetap mengutamakan pendekatan kemanusiaan, meski insiden kali ini berakhir tragis.

Pemerintah daerah menyampaikan rasa duka cita mendalam atas gugurnya anggota Satpol PP tersebut. Peristiwa ini disebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kepergian korban meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat yang selama ini ia layani.

Tragedi di Desa Krakal menjadi pengingat pahit bahwa tugas penegakan ketertiban sering bersinggungan dengan situasi kemanusiaan yang rumit dan berisiko tinggi, serta menegaskan pentingnya menjadikan keselamatan petugas lapangan sebagai prioritas utama.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani aparat berwenang untuk memastikan proses hukum dan prosedural berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:   Truk Kecelakaan di Lampu Merah Situ Gintung Ciputat, Lalin ke Lebak Bulus Macet Parah

Loading

About the Author

admin