Kiper Benfica Anatoliy Trubin Cetak Gol saat Lawan Real Madrid

José Mourinho menilai kemenangan Benfica atas Real Madrid sebagai peristiwa bersejarah, bukan semata karena memastikan kelolosan, tetapi juga dari sisi gengsi. Benfica sukses menundukkan klub raksasa Spanyol tersebut dengan skor 4-2 dalam laga Liga Champions UEFA, hasil yang mengantar mereka melaju ke fase gugur melalui jalur playoff.

Meski menang dengan skor meyakinkan, Mourinho mengungkapkan bahwa situasi pertandingan sebenarnya sangat menegangkan. Ia menilai keunggulan 3-2 yang sempat diraih Benfica belum cukup aman untuk menjamin kelolosan.

“Saya ingat pernah menang atau kalah di menit terakhir, itu sudah sering terjadi pada saya. Tapi dalam situasi ini, saat kami menang, ternyata itu belum cukup,” ujar Mourinho dilansir situs resmi UEFA.

Mourinho menegaskan bahwa Benfica berada dalam posisi yang mengharuskan mereka mengambil risiko. Bermain terlalu aman justru berpotensi menjadi bumerang, karena satu gol dari Real Madrid bisa mengubah skor menjadi 3-3 dan menggagalkan langkah wakil Portugal tersebut.

Baca Juga:   Real Madrid Dikabarkan Tertarik Mendatangkan Joselu

“Kami harus mengubah sesuatu dan mengambil risiko. Karena pada akhirnya, satu bola saja bisa membuat skor 3-3 dan kami tetap tersingkir,” lanjutnya.

Keputusan paling berani diambil Mourinho pada menit-menit akhir pertandingan, ketika ia memerintahkan kiper Anatoliy Trubin untuk ikut membantu serangan. Langkah tersebut terbukti menentukan setelah Trubin mencetak gol sundulan yang mengunci kemenangan 4-2 sekaligus tiket ke babak knockout.

Mourinho mengakui sempat ragu apakah keunggulan satu gol sudah cukup untuk lolos. Keterbatasan informasi membuatnya memilih langkah ekstrem di tengah pertandingan.

“Saya tidak tahu apakah skor 3-2 itu cukup. Saya tidak punya indikasi apa pun. Ketika kami sadar itu belum cukup, saya menyuruh Nico Otamendi maju karena saya sudah tidak bisa melakukan pergantian pemain lagi,”  jelasnya.

Baca Juga:   Dua Astronot NASA 9 Bulan Terdampar di Luar Angkasa, Akhirnya Injakan Kaki di Bumi

“Ketika tendangan bebas datang, saya kirim Trubin ke depan. Dahl tetap di belakang karena menang tetap penting,” tambahnya.

Gol Trubin, menurut Mourinho, bukan sekadar keberuntungan. Ia menegaskan bahwa tim pelatih Benfica sudah memahami kemampuan sang kiper saat berada di area pertahanan lawan.

“Kami tahu dia bisa melakukannya. Beberapa minggu lalu saat kami kalah di Porto, di menit terakhir dia naik dan hampir mencetak gol. Kami tahu pria besar ini mampu,” Kata Mourinho.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kualitas umpan tetap menjadi faktor kunci terciptanya gol tersebut.

“Kualitas servis tentu yang paling penting. Bola harus dikirim ke area yang tepat. Tapi itu gol yang luar biasa untuk dia.”

Baca Juga:   VIRAL Pegawai Minimarket Murka Marahi Pencuri: Gaji Rp3 Juta, Nombokin Rp2 Juta

Lebih lanjut, Mourinho mengungkap pesan sederhana namun tegas yang ia sampaikan kepada para pemain Benfica sebelum menghadapi Real Madrid.

“Jika kami tidak lolos, maka kami harus menang. Kalau akhirnya tetap tidak lolos, ya sudah. Tapi kami harus menang,” kata Mourinho.

Menurut Mourinho, kemenangan dengan keberanian dan determinasi tinggi atas Real Madrid sudah cukup membuatnya puas, terlepas dari posisi akhir di klasemen.

“Saya akan tetap bahagia dengan kemenangan seperti ini melawan Real Madrid, bahkan jika kami tersingkir,” tutupnya.

Loading

About the Author

admin