Viral Pemobil Baku Hantam dengan Tukang Semprot Kaca di Surabaya

Sebuah insiden perkelahian antara tukang semprot kaca mobil dan pengendara viral di media sosial. Kejadian tersebut berlangsung di perempatan lampu lalu lintas Jalan Raya Dupak–Demak, wilayah Bubutan, Surabaya.

Berdasarkan rekaman video yang diunggah akun Instagram @viral_forjustice, terlihat sedikitnya lima orang terlibat baku hantam di tengah ruas jalan yang sedang ramai dilalui kendaraan.

Dalam video tersebut, awalnya tampak tiga orang memukuli seorang pria yang mengenakan baju merah dan celana pendek hitam sebatas lutut. Tak lama kemudian, seorang pria berbaju hitam yang diduga rekan pengemudi mobil turun dari belakang kendaraan dan ikut terlibat perkelahian melawan ketiga pria tersebut.

Aksi kekerasan itu memperlihatkan duel dua orang melawan tiga orang, sementara dua pemuda lainnya terlihat hanya menyaksikan kejadian tanpa ikut campur. Pengunggah video juga menuliskan keterangan bahwa perkelahian dipicu karena tukang semprot kaca tidak diberi uang oleh pengendara di traffic light Raya Dupak–Demak.

Baca Juga:   Tak Terima Pacar Dilecehkan, Seorang Pria Pukul Pelaku hingga Tewas di Makassar

Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110, petugas piket dari Polsek Bubutan langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Satu diamankan. Masih didalami (peran),” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjuntak, menambahkan bahwa pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Laporan kejadian diterima sekitar pukul 15.00 WIB pada hari yang sama.

“Saat ini sedang ditindaklanjuti Polsek Bubutan sambil dicari korbannnya. Iya satu sudah diamankan. Sambil dicek dan dipelajari perannya dalam video yang viral itu,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai pemicu utama terjadinya perkelahian, pihak kepolisian menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Loading

About the Author

admin