Sebuah pesawat Wings Air jenis ATR 72 yang melayani rute Kupang – Ende – Labuan Bajo dilaporkan gagal melakukan pendaratan di Bandara H Hasan Aroeboesman Ende pada Kamis siang (22/1/2026).
Insiden tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Ende dalam beberapa hari terakhir.
Dari video yang beredar luas di media sosial, terlihat pesawat Wings Air ATR 72 yang tengah bersiap mendarat mengalami guncangan hebat ke arah kiri dan kanan, diduga akibat terpaan angin yang sangat kuat.
Situasi tersebut membuat pilot mengambil keputusan untuk membatalkan pendaratan di Bandara H Hasan Aroeboesman demi keselamatan penerbangan.
Saat pesawat kembali menanjak untuk melanjutkan penerbangan, guncangan kembali terlihat. Kejadian itu membuat sejumlah penumpang yang berada di area terminal bandara panik dan berteriak histeris.
Kepala Bandara H Hasan Aroeboesman Ende, Hariyanto, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, hari ini pesawat gagal mendarat di Bandara Ende karena kecepatan angin melebihi batas aman untuk pendaratan. Oleh karena itu, pilot memutuskan mengalihkan pendaratan ke Bandara Komodo Labuan Bajo,” jelas Hariyanto.
Ia menambahkan, akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut, seluruh penerbangan dari dan menuju Ende terpaksa dibatalkan dan dijadwalkan ulang pada Jumat (23/1/2026).
![]()
