Bupati Pati, Sudewo, belakangan menjadi sorotan publik. Perhatiannya mencuat setelah ia dikabarkan diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam OTT di wilayah Pati adalah saudara SDW (Sudewo),” ujar Budi kepada awak media.
Meski demikian, KPK hingga kini belum membeberkan secara rinci perkara apa yang menjerat Sudewo. Menurut Budi, saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik KPK di Polres Kudus.
Operasi tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Dugaan itu mencakup proses pengisian jabatan yang tidak sesuai prosedur dan disinyalir melibatkan unsur suap.
Penangkapan Sudewo dalam OTT ini dinilai sebagian masyarakat sebagai angin segar bagi warga Pati, Jawa Tengah. Pasalnya, Sudewo sebelumnya sempat menuai kontroversi pada Agustus 2025 setelah kebijakannya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen memicu gelombang penolakan dari warga.
Alih-alih meredam situasi, Sudewo kala itu justru menantang masyarakat yang keberatan untuk melakukan aksi demonstrasi. Akhirnya, kebijakan tersebut dibatalkan dan Sudewo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Namun demikian, penolakan publik tidak berhenti. Warga tetap menggelar aksi unjuk rasa dan mendesak agar Sudewo dicopot dari jabatannya sebagai bupati.
Pada November 2025, upaya pemakzulan tersebut gagal terealisasi karena sebagian besar fraksi di DPRD Pati tidak menyetujui usulan tersebut. Kondisi itu membuat banyak warga merasa kecewa karena perjuangan mereka dianggap tidak membuahkan hasil.
Meski begitu, desakan untuk melengserkan Sudewo tak sepenuhnya surut. Ia juga sempat dipanggil KPK terkait perkara lain, yakni proyek pembangunan jalur kereta api.
Kini, masyarakat Pati berharap penanganan perkara oleh KPK dapat berjalan transparan dan tuntas, sehingga semua dugaan yang menyeret nama Sudewo bisa diungkap secara jelas.
![]()
